Waspada, Jaringan Seluler Tumbang Tahun 2013


Pertama Anda sulit mengunduh video dalam YouTube. Bosan menunggu unduhan tak kelar-kelar, Anda beralih ke Twitter, dan ternyata ini pun lamban. Anda lalu menoleh email, dan ya ampun, lagi-lagi “loading”-nya lama banget.
Itu semua terjadi ketika jaringan telepon seluruh dunia ambruk. Bulan-bulan berikutnya, Anda bahkan akan sangat sulit untuk sekedar menelepon.
Ini tiga tahun lagi dari sekarang, tiga tahun menuju masa kehancuran pertama jaringan telepon mobil. Selamat datang di tahun 2013!
Asumsi ini memang hanya skenario terburuk, tetapi macet totalnya jaringan komunikasi internet di masa dekat nanti memang amat mungkin terjadi.
Jaringan seluler sudah menunjukkan tanda-tanda kemandekan. Ponsel Anda tiba-tiba tak bisa dihubungi ketika sedang berada di tengah kerumunan orang banyak atau pada event-event besar seperti konser musik atau pertandingan olah raga.
Dan masalah ini semakin buruk saja dari hari ke hari.
Ponsel pintar yang banyak melahap data, adalah sumber dari masalah ini.
Bagaimana tidak, jaringan komunikasi yang masuk melalui ponsel pintar telah melebihi kapasitasnya karena sibuk menerima dan mengirimkan web pages, email, dan video streaming, 24 jam sehari tanpa henti.
Jika penggunaan perangkat-perangkat canggih seperti itu kian meluas, maka jaringan selpon di seluruh dunia akan macet total pada 2013.
Ini terjadi karena layanan inti dari komunikasi jenis ini tergantung kepada komunikasi nirkabel. Hasilnya adalah kehancuran.
Satu-satunya solusi untuk mengatasinya adalah meneliti lagi bagaimana komunikasi mobil disampaikan.
Pemerintah AS dan Eropa saat ini sedang mengatur potongan-potongan (chunk) spektrum gelombang elektromagnetik 5 Megahertz per jaringan per operator, yang digunakan operator di transmiter-transmiter mereka.
Potongan spektrum gelombang elektromagnetik ini berkaitan dengan jalur penerimaan dan pengiriman data lewat transmiter.
Terlalu padat
Laiknya jalan raya, jalur komunikasi bebas hambatan hanya untuk menghindari terlalu padatnya lalu lintas komunikasi.
Teknologi 3G dewasa ini bisa mengirimkan data 1 bit per detik per 1 Hertz dari potongan spektrum gelombang yang dimiliki masing-masing operator.
Itu artinya, menara BTS yang menggunakan sepasang potongan spektrum gelombang 5 MHz bisa mentransmisikan hanya 6 megabyte data per detik.
Macetnya jaringan seluler tak bisa diperkirakan satu dekade lalu tatkala jaringan 3G belumlah tercipta.
Saat itu, pengguna ponsel pintar hanyalah para eksekutif perusahaan lewat BlackBerry mereka, dan jaringan 3G tidak banyak dimanfaatkan oleh mereka.
Kini itu tak terjadi lagi. Modem-modem nirkabel, mempersibuk lalu lintas data sejak diperkenalkan lima tahun lalu.
Kemudian pada 2007, Apple meluncurkan iPhone yang kini sudah terjual 50 juta unit.
Tiba-tiba saja, muka-muka baru berseliweran melintasi jalur lalu lintas komunikasi seluler, dan semuanya merampas badan jalur kamunikasi yang telah ada.
Misal, satu video streaming akan menyita “bandwidth” yang dipakai untuk 100 panggilan telepon.
Akibatnya, jalur 3G kini menjadi terlalu padat, khususnya di kota-kota besar di mana banyak orang menggunakan ponsel pintar. Dan saat itu operator telepon seluler akan dibanjiri oleh gelombang keluhan dari pelanggan.
Kemacetan seperti itu tampaknya akan menjadi biasa, menyusul semakin tingginya penggunaan ponsel pintar.
Di Amerika saja, lebih dari 1,5 juta iPhone 4 –versi terakhir ponsel pintar produk Apple– ludes terjual pada peluncuran perdananya Juni lalu. Sementara ponsel-ponsel berbasis Android buatan Google, kian digemari orang.
Menyusul semakin bertambah banyaknya pengguna ponsel pintar, lalu lintas komunikasi mobil akan meningkat dua kali lipat setiap tahun selama empat tahun ke depan, demikian prediksi perusahaan komputer Cisco.
Itu artinya, kemacetan yang waktu ini terjadi kadang-kadang saja, akan sama sekali macet total di masa mendatang, khususnya di kerumuman-kerumunan besar seperti pada ajang pertandingan olah raga di olimpiade.
Jalur tambahan
Dulu, perusahaan ponsel menggunakan teknisinya yang inovatif untuk meningkatkan kapasitas.
Dengan mengambil lompatan dari 2G ke 3G misalnya, para teknisi akan mampu memampatkan 5 sampai 10 kali lebih banyak bit per detik untuk setiap satu Hertz spektrum gelombang elektromagnetik, kata Simon Saunders dari Real Wireless, Inggris.
Itu artinya lebih banyak lagi data yang langsung mempersibuk lalu lintas telekomunikasi.
Banyak operator telepon yang kini optimistis bahwa opsi untuk mengatasi itu adalah memperlebar pita jaringan (bandwidth).
“Jika jumlah kendaraan di jalan bebas hambatan meningkat empat kali tanpa ada jalur tambahan maka segala sesuatunya akan melambat,” kata Christopher Guttman-McCabe, Wakil Presiden CTIA – The Wireless Association, Washington DC, membuat analagi.
Oleh karena itu, demikian Christopher, “Kita memerlukan banyak jalur tambahan.”
Dengan cara begitu, potongan-potongan spektrum gelombang 5 MHz yang digunakan operator telepon mobil pada transmiter-transmiter mereka, harus dialihkan.
Namun sebelum ini dilakukan, pemerintah mesti membujuk dahulu para operator seluler untuk memanfaatkan jalur-jalur yang belum penuh digunakan.
Ini karena kebanyakan spektrum gelombang 400 MHz dan 3 GHz telah digunakan oleh militer, stasiun televisi, dan komunikasi satelit.
Maka kini adalah saatnya untuk merundingkan lagi pembagian “bandwidth” seperti mengubah sistem analog pada pembuatan video di televisi, menjadi beralih ke teknologi digital.
Militer AS dan Inggris yang menggunakan spektrum gelombang luas, mesti membagi penguasaan spektrum gelombangnya itu.
Di AS sendiri, Komisi Komunikasi Pemerintah, mengamini rekomendasi ini dengan menyatakan potongan gelombang 500 MHz yang saat ini dikuasai ekslusif oleh militer, menjadi terbuka juga untuk pengguna ponsel.
Sementara otoritas komunikasi Inggris, Ofcom, berencana merealokasikan hampir 300 MHz untuk sejumlah jaringan seluler.
Sayangnya, reformasi pita jaringan itu harus menunggu satu sampai sepuluh tahun lagi.
Disantap
Tapi jika pun spektrum gelombang tambahan itu diberikan sekarang, maka sudah pasti pengguna ponsel pintar siap menyantapnya dengan lahap.
“Sekalipun Anda melipatgandakan gelombang yang tersedia, Anda tetap bakal menghadapi masalah di beberapan tahun kemudian. Permintaan itu tak pernah ada puas-puasnya,” kata Stirling Essex dari CRFS, sebuah perusahaan komunikasi Inggris.
David Cleevely, pakar komunikasi nirkabel Inggris, mempertegas hal ini dengan memakai analogi hukum ekonomi. “Para ekonom mengajarkan bahwa saat semuanya digratiskan maka orang akan berlomba menggunakannnya banyak-banyak.”
Cleevely menyatakan operator telekomunikasilah yang mesti mendisiplinkan diri.
Salah satu perusahaan telekomunikasi dari AS, AT&T yang menawarkan akses internet ke pengguna iPhone, menyepakati usul ini.
Juni lalu, dalam rangka mendisiplikan pengguna dan menegakkan tanggung jawabnya terhadap kesediaan jaringan, perusahaan itu mengumumkan harga baru akses internet via iPhone, masing-masing untuk paket 200 megabyte dan 2gigabyte dengan harga 15 dan 25 dolar AS.
Langkah ini tidak merugikan mayoritas pengguna iPhone, karena dengan cara itu pelanggan juga bisa berhemat.
Selain itu dengan cara demikian, AT&T memberi tahu pelanggannya bahwa mereka tak selamanya bisa mengakses data tanpa batas, dengan harga semurah-murahnya.
Masih ada cara lain yang lebih murah namun ekstensif, yaitu menginstal transmiter ponsel di rumah atau kantor.
Transmiter-transmiter itu menjadi semacam router nirkabel dan ditambahkan pada koneksi broadbandyang tetap bisa memberi layanan meski berada di luar jangkauan


Sumber : http://solocybercity.wordpress.com/2010/11/05/jaringan-seluler-tumbang-tahun-2013/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Daftar Helikopter-Helikopter Tercanggih Di Dunia

 
Pesawat terbang Anda sudah tahu, burung besi dengan sepasang sayapnya, ekor, dan bodi. Orang menciptakan pesawat terbang memang terinspirasi dari burung. Tapi helikopter, inspirasinya dari mana? Ada yang bilang meniru cara terbangnya capung. Entahlah, yang jelas kalo pesawat biasa kehilangan mesinnya masih bisa dikendalikan layaknya glider tak bermesin – dengan cara yang benar tentunya. Balon udara masih bisa diturunkan jika kehilangan tenaganya, tapi helikopter? Jika mesinnya mati opsi-nya cuma satu: jatuh! Kira-kira orang gila mana yang dulu berani menerbangkan prototipe helikopter? Bukan cuma menerbangkan, mereka juga ternyata bikin mesin terbang ini menjadi monster-monster raksasa di udara

ewasa ini helikopter-helikopter ini dibuat semakin besar sesuai dengan kebutuhannya terutama untuk mengangkut logistik perang, kargo udara, dan penanganan bencana.

Sekali mesinnya mati atau sesuatu menghalangi lajunya, tidak ada ampun, dia akan langsung menghunjam ke bumi. Maklum, tidak bersayap.

Tapi manusia tidak menyerah dan terus berusaha sehingga saat ini bisa dikatakan helikopter sudah seaman dan senyaman pesawat terbang biasa.
Helikopter di Alaska yang mencoba menarik kapal dengan sebuah tali yang panjangnya 600ft dengan posisi hidungnya yang bersudut 25 derajat ke bawah.

Bahkan mereka membuatnya dengan ukuran yang sangat besar.

Tidak seperti pesawat biasa, Lomba membuat helikopter-helikopter berukuran besar dimulai setelah Perang Dunia II. Seperti halnya banyak teknologi mesin terbang, helikopter mengalami kemajuan pesat menjadi lebih berfungsi dan aman. Sementara itu, di awal tahun 40-an mesin terbang cukup beruntung bisa terbang di udara – tanpa membunuh pilotnya.
Awalnya belum berlangsung begitu lama. Di tahun 50-an muncul desain-desain helikopter radikal, baik yang disponsori oleh Amerika maupun Uni Soviet. Salah satu desain yang sukses adalah Boeing Chinook yang dikenal tidak hanya digunakan untuk kepentingan militer tapi juga digunakan oleh perusahaan-perusahaan sipil untuk kargo. Muncul di akhir tahun 50-an dan bertahan sangat lama digunakan karena kemampuan angkutnya.

Saat ini versi modern dan terbarunya masih digunakan di seluruh dunia. Terbukti mampu menghubungkan lokasi-lokasi yang tidak mungkin atau sulit dijangkau. Chinook mampu mengangkut kargo seberat 28.000 pounds (14 ton).

Helikopter-helikopter Monster Soviet
Raksasa lainnya adalah Mi-6, buatan biro desain Soviet Mikhail Mil . Dibuat di tahun 50-an, Mi-6 sosoknya memang seperti monster. Meski bentuknya tidak seaneh Chinook, monster ini mampu mengangkut barang bawaan seberat 26.000 ton (12 ton). Helikopter ini termasuk yang paling populer di Soviet dan hingga kini beberapa diantaranya masih digunakan.
Meski Chinook kelihatan aneh dan Mi-6 begitu besar, sosok helikopter-helikpoter besar lainnya dibuat tidak lagi mementingkan ukurannya kecuali bentuknya saja yang semakin aneh. Lihatlah sosok Mi-10. Dibuat berbasiskan Mi-6 dengan 4 kaki monsternya yang mencolok, jadinya mirip capung raksasa.





Bukan Amerika namanya kalau tidak menciptkan helikopter yang juga besar seperti punya Soviet. Mungkin karena didesain oleh Hughes, helikopter XH-17 ini benar-benar besar dan menakutkan. Jadi inget film Transformer. Hehe.
CH-54 Tarhe sedang mengangkut F-4 Phantom II yang rusak:

Sikorsky S-64 Skycrane, gambar dari model helikopter yang cantik, lihat di sini:

Fairey Rotodyne, 1959, digembar-gemborkan sebagai “Airline dengan vertical take-off pertama di dunia” (proyeknya dihentikan 1962) dan merupakan airline pertama di dunia yang menggunakan helikopter: New York Airways, 1953

“Pada 8 Juli 1953, perusahaan New York Airways menjadi yang pertama kali melayani penumpang dengan menggunakan helikopter. Beroperasi seperti dengan gaya sebuah perusahaan bis, helikopter-helikopter ini terbang dari lokasi-lokasi seperti La Guardia Airport, New York International Airport, Neward Airport, West 30th Street di Manhattan, White Plains, dan Stamford sepanjang hari” Helikopter Terbesar Sepanjang Masa dan Salah Satu Yang Paling Aneh

Selain capung raksasa seperti Sky Crane dan MI-10, lihat juga sosok pesawat ini yang sebenarnya mirip-mirip pesawat terbang biasa. Tapi ada rotor baling-baling utama, baling-baling ekor, juga bodi pesawat, dan monster yang dinamakan Mil V-12 ini memang lain daripada yang lain:




Memang monster ini punya baling-baling, tapi di V-12 baling-baling ini diletakkan di sisi samping bodinya yang besar. Aneh kan? Sampai saat ini helikopter inilah yang dianggap sebagai yang terbesar di dunia. Seberapa besar ? Lebarnya sama dengan Boeing 747, tapi tidak seperti 747 yang membutuhkan landasan panjgan, V-12 mampu take-off secara vertikal dan pada saat yang sama menarik beban seberat 55.000 pounds atau bahkan 80.000 pounds.

“Pada tanggal 6 Agustus 1969, Mi-12 telah mengangkut kargo seberat 44.205 kg pada ketinggian 2255 m, dan tercatat sebagai rekor dunia untuk kapasitas helikopter yang hingga kini belum terpecahkan.”
Mi-26: Helikopter Terbesar di Dunia Yang Masih Beroperasi

Jangan coba-coba mendekati monster yang satu ini ketika baling-balingnya berputar. Batu-batu berdiameter 12 inch saja bisa diterbangkan seperti daun. Kru-nya berjumlah 6 orang, NATO menyebutnya “Halo”, mega helikopter ini mampu mengangkut 70 penumpang atau sebuah laboratorium di udara, atau sebuh dump-truck, dengan masih menyisakan ruang.
Saat dibandingkan dengan Chinook, Mi-26 jelas lebih besar. Lihat modelnya berikut ini:

Lihat chart detail dari mesin ini di sini. Mi-12 masih lebih besar dibanding dengan Mi-26, sayangnya Mi-12 sudah tidak terbang lagi.
Mi-26 sedang mengangkut Mi-10 dengan tali:

Di bawah ini rotor utama Mi-26 dan gearbox-nya:

“Bulan November 2003, koalisi pimpinan Amerika menjalankan Opersi Mountain Resolve di provinsi Nuristan dan Kunar, Afganistan. Foto saat operasi di atas diambil oleh sersan Greg Heath dari US Army. Chinook mendarat untuk menjemput tawanan Afganistan yang ditangkap oleh US Mountain Division ke-10.”

Sumber : http://reasonizer.blogspot.com/2010/11/helikopter-helikopter-tercanggih-di.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS